yang perlu kamu tahu tentang kecanduan judi

Bagi banyak orang, berjudi itu menyenangkan, tetapi kebiasaan ini bisa menjadi masalah. Tipe perilaku kompulsif ini sering disebut “kecanduan judi”.

Kecanduan judi adalah kecanduan progresif yang dapat menimbulkan banyak dampak negatif psikologis, fisik, dan sosial. Dan digolongkan sebagai gangguan kontrol impuls.

Masalah judi berbahaya bagi kesehatan psikologis dan fisik. Orang yang hidup dengan kecanduan ini mungkin mengalami depresi, migrain, tekanan, gangguan usus, dan masalah terkait kecemasan lainnya.

Seperti halnya kecanduan lainnya, konsekuensi berjudi dapat menyebabkan perasaan putus asa dan tidak berdaya. Dalam beberapa kasus, hal ini dapat mengarah pada upaya bunuh diri.

Kecanduan Judi

Tingkat masalah perjudian telah meningkat secara global selama beberapa tahun terakhir. Di Amerika Serikat pada tahun 2012, sekitar 5,77 juta orang mengalami gangguan perjudian yang membutuhkan perawatan.

Gejala

Beberapa tanda dan gejala masalah perjudian antara lain:

Perjudian bukanlah masalah keuangan, tetapi masalah emosional yang memiliki konsekuensi finansial.

Ini juga akan berdampak pada cara orang dengan gangguan tersebut yang nantinya akan berhubungan dengan keluarga dan teman-temannya. Misalnya, mereka mungkin melewatkan acara penting dalam keluarga, atau mungkin melewatkan pekerjaan.

Siapa pun yang khawatir tentang perjudian mereka mungkin bertanya “Bolehkah saya berhenti jika saya mau?” Jika jawabannya “tidak”, penting untuk mencari bantuan.

Diagnosis

Untuk diagnosis kecanduan judi seseorang harus menunjukkan atau mengalami setidaknya empat dari hal-hal berikut ini selama 12 bulan terakhir:

  • Perlu berjudi dengan uang yang lebih banyak untuk dapat merasakan kegembiraan
  • Mengalami kegelisahan atau mudah tersinggung ketika mencoba berhenti berjudi
  • Upaya berulang yang tidak berhasil untuk menghentikan,atau mengurangi berjudi
  • Sering memikirkan tentang perjudian dan membuat rencana untuk berjudi
  • Berjudi saat merasa tertekan
  • Kembali berjudi lagi setelah kehilangan uang
  • Berbohong untuk menyembunyikan aktivitas perjudian
  • Mengalami masalah hubungan atau pekerjaan karena berjudi
  • Tergantung pada uang orang lain untuk dibelanjakan pada perjudian

Pemicu

Kecanduan dalam berjudi dapat menyebabkan berbagai masalah, tetapi kecanduan akan hal tersebut dapat terjadi pada siapa saja. Perilaku perjudian menjadi masalah jika tidak dapat dikendalikan dan mengganggu keuangan, hubungan, dan pekerjaan. Orang tersebut mungkin tidak menyadari bahwa mereka memiliki masalah dalam hal tersebut.

pemicu candu

Banyak orang yang menganggap bahwa orang yang kecanduan judi dianggap tidak masalah asalkan bertanggung jawab dan dapat diandalkan, tetapi beberapa faktor dapat menyebabkan perubahan perilaku.

Contohnya :

  • masa pensiun
  • keadaan traumatis
  • terkait stres pekerjaan 
  • pergolakan emosional seperti depresi atau kecemasan,
  • kesepian
  • adanya kecanduan lain

Beberapa orang yang terpengaruh oleh perjudian mungkin juga memiliki masalah dengan alkohol atau obat-obatan. Penggunaan beberapa obat telah dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi mengenai kecanduan dalam berjudi. Kecanduan sekunder juga dapat terjadi sebagai upaya untuk mengurangi perasaan negatif yang ditimbulkan oleh kecanduan judi. Namun, beberapa orang yang berjudi tidak pernah mengalami kecanduan lainnya, selain kecanduan berjudi.

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan resiko kecanduan Ini adalah:

  • depresi, kondisi kecemasan, atau gangguan kepribadian
  • kecanduan lainnya, seperti obat-obatan atau alkohol
  • penggunaan obat-obatan tertentu, misalnya, obat antipsikotik, dan agonis dopamin, yang telah dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi dari kecanduan judi

Kecanduan

Bagi seseorang dengan kecanduan berjudi, perasaan berjudi setara dengan minum obat atau mabuk-mabukan.Perilaku berjudi seakan merubah suasana hati dan pikiran para pemainnya, Saat pemain tersebut menjadi terbiasa dengan perasaan ini, mereka akan terus mengulangi perilaku tersebut, berusaha mencapai efek yang sama. Dalam kecanduan lain, alkohol, misalnya, orang tersebut mulai mengembangkan toleransinya.

Seseorang yang memiliki kecanduan judi perlu berjudi dengan taruhan yang lebih besar untuk mendapatkan “high” yang sama. Dalam beberapa kasus, mereka “mengejar” kerugian mereka, berpikir bahwa kalau mereka terus berjudi, mereka akan memenangkan kembali uang mereka yang hilang karena kekalahan mereka sendiri. Ini dapat berdampak psikologis, pribadi, fisik, sosial, atau profesional.

kecanduan

Beberapa orang terlibat dalam pesta perjudian secara berkala daripada secara teratur, tetapi konsekuensi emosional dan finansial akan sama. Perjudian menjadi masalah ketika orang tersebut tidak bisa lagi berhenti melakukannya, dan ketika itu menyebabkan dampak negatif pada kehidupan masing-masing individunya.

Pengobatan

Secara umum, pengobatan dibagi menjadi tiga jenis:

  • Terapi: Bisa berupa terapi perilaku atau terapi perilaku kognitif . Terapi perilaku membantu seseorang mengurangi keinginan untuk berjudi dengan secara sistematis memaparkan mereka pada perilaku tersebut. terapi perilaku kognitif membantu mengubah cara individu merasakan dan berpikir tentang perjudian.
  • Pengobatan: antidepresan dapat membantu mengurangi gejala dan penyakit yang terkadang muncul dengan kecanduan judi. Beberapa antidepresan juga dapat mengurangi keinginan untuk berjudi. 
  • Kelompok swadaya: Beberapa merasa terbantu untuk berbicara dengan orang lain dalam situasi yang sama.

Jenis

Kasino dan lotere memberikan kesempatan untuk berjudi. Kecanduan judi terjadi ketika seseorang tidak dapat lagi mengontrol perilaku kompulsifnya.

Segala jenis perjudian – apakah balapan, bingo, permainan kartu, permainan dadu, lotre, slot, maupun judi bola dapat menjadi candu. Namun, beberapa jenis perjudian memiliki karakteristik tertentu yang dapat memperparah kecanduan.

jenis perjudian

Laporan menunjukkan bahwa faktor risiko yang signifikan dikarenakan kecepatan permainan yang cepat. Jenis permainan di mana ada waktu singkat antara memasang taruhan dan melihat hasilnya menghadirkan risiko yang lebih tinggi bagi pemain. Ini terjadi seperti yang ada di mesin slot.

Prevalensi: Seberapa umum itu?

Perjudian tersebar luas. Aksesibilitas yang semakin mudah, misalnya, melalui perjudian online.

Siapa pun yang menyediakan layanan perjudian memiliki tanggung jawab untuk mengembangkan kebijakan dan program untuk menangani anak di bawah umur yang juga menjadi  pecandu judi.

Penelitian, pengobatan, dan pencegahan masalah perjudian harus didorong lebih tinggi lagi.

Mendapatkan bantuan

Jika seseorang mencurigai dirinya mungkin memiliki kecanduan dalam perjudian, ada berbagai tes mandiri yang tersedia di internet. Tes tersebut tidak akan memberikan diagnosis dan tidak menggantikan evaluasi tatap muka dengan profesional klinis terlatih, tetapi dapat membantu orang memutuskan apakah akan mencari evaluasi formal atas perilaku perjudian mereka secara mandiri.

Seorang profesional klinis akan memberikan penilaian terperinci dan mengembangkan rencana perawatan yang memadai, berdasarkan kebutuhan masing-masing individu. Perawatan dan bantuan mungkin diperlukan juga untuk menangani berbagai aspek dalam kehidupan seseorang, keluarga, pendidikan, masalah keuangan, masalah hukum, dan situasi profesional.

Siapapun yang mencurigai bahwa dirinya memiliki kecanduan judi harus mencari bantuan kepada Penyedia layanan kesehatan atau ke penyedia perawatan yang sesuai.Nasihat dari profesional bagi mereka yang merawat seseorang dengan kecanduan judi meliputi yang berikut:

  • mencari dukungan, misalnya, melalui kelompok swadaya
  • tetap tenang ketika mendiskusikan perjudian dengan individu tersebut dan menahan diri dari menceramahi, menguliahi, atau orang tersebut akan menjadi marah
  • terbuka tentang masalah tersebut, termasuk dengan anak-anak
  • memahami bahwa perawatan diperlukan dan dapat memakan waktu
  • menetapkan batas-batas terkait keuangan keluarga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *